Pelatihan Kecerdasan Emosional | EI Training

Training kecerdasan emosional
Kecerdasan Emosional

Perhatikan orang-orang yang sukses dan lihat apa yang dimiliki oleh mereka sehingga mereka bisa sukses?

Kebanyakan orang menjawab orang yang sukses biasanya adalah mereka yang pintar, rajin, kerja keras, bermental baja dan sebagainya

Jawaban itu memang betul semua, tapi biasanya ada yang terlupakan. Apa Ya?

Kecerdasan emosional

Pengertian Kecerdasan Emosional menurut WikipediA

Menurut banyak literature kecerdasan emosional berkontribusi 80% terhadap kesuksesan seseorang

Wow 80%! betulkah? Ada baiknya kita mulai perhatikan orang-orang sukses di sekitar kita.

Mungkin juga kita bisa mengingat teman-teman sekolah dulu. Siapa yang ranking 1 atau selalu ranking 5 besar apakah mereka sekarang sukses di kehidupan nyata?

Mungkin Ya, karena kecerdasan intelektual yang didukung dengan kecerdasan emosional yang baik pasti luar biasa

Atau anda punya teman-teman yang mungkin dulu bandel atau nakal tapi sekarang sukses? Hmmm silahkan anda perhatikan…

2

Sebelum lebih lanjut membahas kecerdasan emosional, kita lihat definisi kecerdasan emosional menurut Daniel Goleman dalam bukunya emotional intelligence .

“Kecerdasan Emosional  merupakan kapasitas untuk mengenali pribadi kita dan orang lain, guna memotivasi diri sendiri, dan mengelola emosi pribadi serta hubungan kita dengan orang lain.”

Masalah terbesar yang dihadapi oleh seseorang (di rumah maupun di tempat kerja) lebih banyak masalah emosional bukannya faktual.

Emosi dan suasana hati mempengaruhi kuantitas dan kualitas pekerjaan seseorang.

Ada 5 area dari kecerdasan emosional

  1. Kesadaran diri
  2. Pengelolaan diri
  3. Motivasi diri
  4. Kesadaran sosial
  5. Ketrampilan sosial

Nomer 1 sampai dengan 3 disebut kapasitas INTRA personal, sedangkan no.4 dan 5 disebut Kapasitas INTER personal

Mari kita lihat satu per satu:

  1. KESADARAN DIRI

Kesadaran diri mempunyai beberapa komponen penting, diantaranya yaitu:

  1. Penilaian diri

Jika digambarkan dengan mudah penilaian diri adalah ibarat kemampuan mengamati diri sendiri di cermin

3
Kecerdasan Emosional

Apakah anda mengetahui kekuatan dan kelemahan diri sendiri?

Anda dapat mulai bertanya kepada diri sendiri

Hal hebat apa yang saya miliki yang banyak orang tidak memiliki?

Mulailah dengan hal yang sederhana, misalnya anda adalah orang yang mudah tersenyum dan ramah sehingga kehadiran anda disukai banyak orang

Untuk mengetahui kelemahan, anda dapat bertanya seperti ini:

Hal buruk apa yang sering menghambat kemajuan saya?

Misalnya anda pemalu dan mudah gugup, sehingga seringkali anda tak mampu presentasi dan meyakinkan orang lain dengan baik padahal anda menguasai ilmu tertentu.

Ketika anda mulai mengetahui dan mulai menyadari apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan diri maka anda sudah mempunyai modal awal untuk menjadi lebih baik.

Karena jika anda tidak tahu dan tidak menyadari bagaimana kita bisa memperbaiki. Tahu aja belum, apalagi sadar.. apanya yang mau diperbaiki?

  1. Kesadaran diri emosional

Memahami perasan diri dan mengapa merasakan demikian

Menyadari hubungan perasaan dengan cara berpikir, lakukan dan katakan

Menyadari bagaimana perasaan mempengaruhi kinerja

Dalam training kecerdasan emosional yang biasa saya bawakan, di sesi ini saya memberikan aktivitas latihan refleksi diri untuk membantu meng-identifikasi dan mengelola emosi kita.

Dalam aktivitas tersebut peserta diajak merasakan emosi yang sering dialami dan yang dirasa paling mengganggu, lalu peserta diajak merasakan intensitas nya.

Mengetahui emosi negatif apa yang sering mucul khususnya emosi yang dapat menghambat kemajuan kita adalah hal yang sangat penting.

Selain instensitas juga yang mesti diketahui adalah penyebab pencetus emosi yang biasanya hadir tersebut.

Misalnya saat anda merasa gugup dan tidak percaya diri, apa pencetus dari rasa gugup dan tidak percaya diri tersebut?

Kesadaran diri emosioanal adalah sangat penting dimiliki oleh kita, salah satu contoh kita sudah memilikinya adalah ketika anda marah pun anda sadar sedang marah.

Jika anda sadar maka akan jauh lebih mudah mengelola emosi tersebut.

 

  1. PENGELOLAAN DIRI

Dalam pengelolaan diri ada dua komponen yang penting:

  1. Pengelolaan stress

Khusus untuk pengelolaan stress saya menulis artikel yang cukup lengkap dapat dibaca disini

  1. Pengendalian dorongan impulse

Pernahkah anda dalam sebuah situasi di jalan raya tiba-tiba ada kendaraan roda dua atau roda empat yang menyalip kendaraan anda dengan sangat tidak sopan dan membahayakan.

Kira-kira apa reaksi anda saat itu:

Apakah anda langsung mengejar kendaraan tersebut?

Apakah anda tekan klakson sekeras mungkin?

Apakah anda berteriak keras sambil memaki dengan bahasa kebun binatang?

Atau anda hanya mengelus dada sambil tersenyum dan memaklumi bahwa mungkin orang tersebut memang sedang terburu-buru untuk mengejar hal yang urgent.

Nah itulah kurang lebih mengenai pengendalian dorongan impulse, yaitu kemampuan mengendalikan emosi dan menunda / menghentkan dorongan bertindak secara emosional.

Dalam sebuah percobaan yang dilakukan oleh Universitas Stanford, USA terhadap sekelompok anak yang berumur 4 tahun. Dalam percobaan tersebut sekelompok anak diberi 1 permen dan dipersilahkan dimakan jika mau tapi jika mampu menahan untuk tidak memakan permen tersebut selama 20 menit maka akan diberikan tamabahan 1 permen lagi.

Apakah anda tahu hasilnya?

2/3 dari anak tersebut mendapatkan 2 permen.

 

  1. MOTIVASI DIRI

Ada tiga komponen dalam motivasi diri, yaitu:

  1. Optimisme

Ini berkaitan dengan cara anda memandang sesuatu.

Jika anda melihat sebuah gelas berisi air setengah dari ukuran gelas tersebut. Bagaimana cara anda menyebutnya?

Apakah gelas setengah isi atau gelas setengah kosong?

Walaupun jawaban keduanya benar, namun jawaban anda akan menggambarkan cara pandang anda terhadap hidup.

Sejauh apa optimisme anda terhadap hidup?

  1. Dorongan Berprestasi

Apakah anda mempunyai arah dan tujuan hidup yang jelas?

Ini berkaitan dengan kemampuan menetapkan dan mencetak hasil serta kegigihan mengembangkan potensi diri.

Konsep SMART (Specific, Measurable, Attainable, Realistic, Time line) bisa dijadikan tools untuk memudahkan kita dalam mencapai tujuan.

  1. Kepuasan Diri

adalah kemampuan kita menikmati hidup secara umum.

misalnya menyadari bahwa tidak ada hidup yang sempurna dan kita bisa fokus terhadap hal-hal baik yang ada dalam hidup kita.

Kepuasan diri sangat diperlukan dikarenakan dapat meningkatkan energy dalam memotivasi diri mencapai performa terbaik kita.

Sampai disini adalah pembahasan mengenai INTRA PERSONAL ( Kesadaran diri, Pengelolaan diri, dan Motivasi diri).

Sekarang saatnya membahas mengenai INTER PERSONAL yang  terdiri dari Kesadaran Sosial dan Ketrampilan Sosial.

  1. KESADARAN SOSIAL

Adalah kemampuan kita menyadari dan menghormati emosi, perasaan dan kebutuhan orang lain.

Kemampuan ini disebut sebagai kemampuan ber-EMPATI.

Beberapa karakteristik seseorang yang mempunyai empati yang tinggi yaitu:

  • Sensitive terhadap petunjuk/gejala emosional orang lain
  • Mampu mendengarkan dengan baik (ada beberapa level skill mendengarkan)
  • Dapat memberikan umpan balik yang konstruktif

 

  1. KETRAMPILAN SOSIAL

Ada quotes yang sangat terkenal “THERE CAN BE NO FRIENDSHIP WITHOUT TRUST, AND NO TRUST WITHOUT INTEGRITY”

Intinya bahwa kepercayaan adalah dasar dari hubungan baik.

Lalu bagaimana agar menjadi pribadi yang dapat dipercaya?

Rumusnya anda mempunyai kemampuan (kompetensi) lalu anda mempunyai kedekatan secara pribadi (intimasi) dan anda dapat diandalkan (mis:punya waktu dan jarang menolak)

Coba perhatikan ketika anda menjadi pribadi yang dapat dipercaya? Tiga hal tersebut pasti menjadi bagian penting.

 

Berikut ini akan saya ceritakan bagaimana langkah-langkah dalam membangun kepercayaan

  1. I listen to understand

Lakukan empatic listening, bahasa tubuh anda mendukung untuk meyakinkan orang lain bahwa anda sedang serius mendengarkan

  1. I Understand your aims & goals

Agar mereka merasa bahwa anda dapat membantu mereka, anda harus menunjukan bahwa anda mengerti tujuan, motive dan keinginannya.

  1. I want to help you reach your goals

Agar orang lain percaya bahwa kita memihak mereka, kita harus “memperlihatkan” bahwa anda benar-benar ingin membantu mereka untuk sukses.

  1. I’m on your side

Tidak boleh menunjukan ada agenda lain/ tidak ada kepentingan lain.

  1. You can trust me

Pada level kepercayaan ini, hubungan orang sangat baik dan halus, dimana terdapat:

  • Keterbukaan
  • Kejujuran
  • Keinginan untuk berbagi

Mereka merasa aman dan nyaman untuk memberi kritik dan membangun ide.

Sehingga kesempatan untuk mengembangkan kreatifitas, inovasi, dan pengembangan terbuka luas.

Dalam training yang biasa saya bawakan ada banyak aktivitas interaktif yang menarik untuk mendukung pemahaman terhadap materi yang diberikan.

Training Kecerdasan Emosional ini adalah salah satu program yang sangat diminati oleh berbagai perusahaan mengingat betapa pentingnya faktor kecerdasan emosional dalam menunjang performa pegawai.

—————————-

Program Pelatihan Sales :

Pelatihan Sales Professional Terbaik

Pelatihan Sales | Territorry Planning & Routing

Pelatihan Sales Management Terbaik

Program Pelatihan Soft Skills  :

Pelatihan Soft Skills | Emotional Intelligence Training

Pelatihan Soft Skills | Problem Solving Decision Making Training

Pelatihan Soft Skills | Conflict Resolution Training

Pelatihan Soft Skills | Negotiating For Results Training

Pelatihan Soft Skills | Time Management Training

Program Pelatihan Leadership & Supervisory :

Pelatihan Leadership | Leadership Training

Pelatihan Supervisor | Supervisory Skills Training

Program Pelatihan Motivasi :

Pelatihan Motivasi dengan Hypnosis & NLP

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s