Supervisory Skills Training Indonesia

Supervisory Skills Training
Supervisory Skills Training

Pengertian Supervisor menurut WikipediA

Posisi supervisor adalah posisi yang unik, posisi yang terjepit diantara bagian operasional dan manager, tentunya hal ini sangat “menantang”, apalagi untuk mereka yang baru saja promosi sebagai supervisor mereka harus melewati masa transisi yang tidak mudah artinya diperlukan sebuah kemampuan baru. Supervisory Skill…

Kemampuan baru sebagai supervisor dapat dimulai dari kesadaran mengenai POSISI dan PERAN serta memahami apa SASARAN sebagai supervisor.

Dalam training supervisory yang biasa saya bawakan, saya mengawalinya dengan membahas  masalah FOKUS! Mengapa fokus? karena energi mengalir ke arah perhatian diarahkan (Fokus).

Sekarang fokus mereka (supervisor) sudah berubah! dulu sukses bagi mereka adalah ketika mereka sebagai pribadi mencapai sasaran! tapi saat ini, sukses adalah ketika TIM MEREKA mencapai sasaran.  Pelaksanaannya adalah sesuatu yang sangat jauh berbeda.

The triangle of succes menjadi pembuka yang sangat menarik untuk memahami bahwa untuk dapat terus bergerak maju mencapai kesuksesan diperlukan kombinasi yang baik antara Skill, Knowledge dan Attitude. Selain diperlukan kemampuan teknis (hard skill) supervisor dituntut memiliki kemampuan soft skill (leadership, komunikasi, delegasi, dsb).

Pembahasan siklus management menjadi landasan awal menuju materi supervisor, ketika mereka masih berada di wilayah operator maka kemampuan teknis (sesuai pekerjaan) adalah porsi yang harus paling banyak dimiliki, namun memasuki area supervisor mereka dituntut harus mulai mengurangi operasional dan masuk ke wilayah managerial.

Sebagai supervisor mereka sudah mulai memiliki wewenang walaupun masih terbatas, mereka harus mulai diperkenalkan berbagai macam wewenang beserta masing-masing kelebihan dan kekurangannya dan kapan saat yang tepat untuk menggunakannya.

Supervisor memiliki anggota tim, artinya supervisor harus mampu menggerakan anggota tim nya untuk dapat mencapai sasaran yang sudah ditentukan oleh perusahaan. Untuk memperoleh daya gerak yang baik artinya anggota tim harus merasa termotivasi.

Supervisor dituntut untuk dapat me-motivasi anggota tim nya. Masalahnya sebelum anda bisa memotivasi orang lain anda harus menjadi pribadi yang termotivasi juga. Apakah yang mampu me-motivasi anda sebagai supervisor?

Teori motivasi dari Mc.Clelland dapat membantu kita mengetahui hal apa yang sebenarnya dapat membuat seorang supervisor termotivasi, sekaligus berbagai tips penting untuk meningkatkan area motivasi yang masih kurang.

Menurut para pakar NLP “kita tidak bisa untuk tidak berkomunikasi” artinya setiap saat kita selalu berkomunikasi.

Sebagai supervisor pasti mempunyai bawahan dan mempunyai atasan, salah satu tugas supervisor adalah berkomunikasi untuk menyampaikan informasi ke atasan dan berkomunikasi dengan bawahan agar dapat menjalankan perintah / kebijakan dari atasan dengan baik dan benar.

Dalam ber-komunikasi kita harus memahami hambatan-hambatan komunikasi seperti apa sajakah yang biasanya muncul dan bagaimana memberikan feedback (umpan balik) kepada bawahan kita dengan baik agar mereka memahami apa yang belum tepat tapi tetap bisa merasa termotivasi, salah satunya yaitu berlatih melakukan feedback yang konstruktif.

Setiap orang memiliki waktu yang sama 24 jam sehari, namun produktivitas setiap orang dapat berbeda. Hal yang menjadi pembeda utama adalah disebabkan kemampuan dalam mengelola waktu. Dalam teknik utama manajemen waktu yang paling penting bagi supervisor adalah mengenai masalah prioritas dan delegasi.

Supervisor wajib memahami matrix prioritas, sehingga dapat lebih optimal dalam memanfaatkan waktu. Kemampuan delegasi adalah hal yang sangat penting, karena dengan delegasi maka waktu kita akan lebih banyak dan dapat di fokuskan di area lainnya yang lebih strategis.

Sekarang sebagai supervisor, kesuksesan TIM ANDA adalah kesuksesan ANDA sebagai supervisor, untuk itu pengembangan tim menjadi area yang penting buat supervisor.

Dimulai dengan memahami tahapan pembentukan tim dan  ciri-ciri dari setiap tahapan serta apa yang bisa dilakukan di setiap tahapan tersebut?

Setelah memahami tahapan pembentukan tim, supervisor harus mulai “mapping” anggota tim nya . menurut Belbin :  Untuk membangun organisasi yang kokoh, kuat, produktif serta efektif, dibutuhkan orang-orang dengan peranan beragam yang saling menunjang dan mengisi.

Supervisory Skills Training
Supervisory Skills Training

 

Setelah dua hari training supervisory skill ini, peserta akan:

  • Memahami posisi dan peran sebagai supervisor
  • Memahami siklus management dan sasaran seorang supervisor
  • Mengetahui triangle of success (skill, knowledge & attitude)
  • Mengetahui berbagai wewenang beserta kelebihan dan kekurangannya
  • Mampu memotivasi diri sendiri dan memotivasi anggota tim nya
  • Mampu berkomunikasi dengan baik dan dapat memberikan feedback yang konstruktif
  • Mengerti konsep manajemen waktu dan teknik delegasi yang efektif
  • Memahami tahapan pembentukan tim dan dapat melakukan “mapping” anggota tim

 

—————————-

Program Pelatihan Sales :

Pelatihan Sales Professional Terbaik

Pelatihan Sales | Territorry Planning & Routing

Pelatihan Sales Management Terbaik

Program Pelatihan Soft Skills  :

Pelatihan Soft Skills | Emotional Intelligence Training

Pelatihan Soft Skills | Problem Solving Decision Making Training

Pelatihan Soft Skills | Conflict Resolution Training

Pelatihan Soft Skills | Negotiating For Results Training

Pelatihan Soft Skills | Time Management Training

Program Pelatihan Leadership & Supervisory :

Pelatihan Leadership | Leadership Training

Pelatihan Supervisor | Supervisory Skills Training

Program Pelatihan Motivasi :

Pelatihan Motivasi dengan Hypnosis & NLP

Beberapa Program Pelatihan  kami yang lainnya bisa di lihat disini:

Memacu ide dengan SCAMPER | Pelatihan soft skills terbaik 2016

6 Thinking Hats | Pelatihan soft skills terlengkap 2016

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s