Pelatihan Sales Hypnoselling Terlengkap 2016 | Hypnoselling steps (step 1)

Ini adalah langkah awal anda dalam melakukan Hypnoselling

  1. Good Impression

1

Membuka gerbang memory dan pikiran bawah sadar diawali dengan memberikan kesan yang baik. Yaitu dengan memperhatikan penampilan diri dari mulai cara berpakaian, potongan rambut dan aroma wangi tubuh. Diikuti dengan:

  • badan yang tegak dan senyuman yang simetris
  • memberikan salam dan mengulurkan tangan
  • melakukan kontak mata dengan arah mata ke tiga (diantara ke dua mata / titik india)
  • memberikan ekspresi bahasa tubuh yang semangat dan bahagia
  • mengeluarkan suara dengan intonasi, nada, dan tempo yang jelas, sedang dan teratur.
  • Memberikan kartu nama atau id card pengenal dari perusahaan anda

 

2. Rapport Building

2

Adanya TRUST (kepercayaan) dari prospek adalah kunci dari kesuksesan proses penjualan, yang berarti kemampuan menjual diawali dengan membangun kepercayaan. Untuk dapat membangun kepercayaan dengan singkat diperlukan teknik RAPPORT.

Rapport adalah proses pencocokan (matching) atau pencerminan (mirroring) untuk mendapatkan respon positif sehingga lawan bicara dapat menerima saran (suggestion).

Teknik rapport merupakan teknik pendekatan yang sangat efektif.

Tujuan dari teknik rapport:

  • Membangun kepercayaan (building trust)
  • Membuka penerimaan
  • Mengurangi hambatan komunikasi

Pada dasarnya, manusia

  • Menyukai kesamaan-kesamaan
  • Secara tidak sadar mencari kesamaan-kesamaan
  • Merasa aman dengan kesamaan-kesamaan

Prinsip Rapport adalah:

  • Menyamakan (Mirroring)
  • Mencocokkan (Matching)
  • Mensejajarkan (Pacing) = Matching + Mirorring

Namun yang sangat harus diperhatikan adalah semua teknik ini bisa dilakukan secara tidak mencolok  dan digunakan di waktu yang tepat

Bentuk Rapport ada beberapa macam, yaitu:

  • Fisiologis
    • Sikap Tubuh (Gesture)
    • Mimik wajah
    •  Gerak Mata
    • Hembusan Nafas
  • Linguistic (Verbal & Vocal)
    • Pilihan kata predikat (preferensi)
    • semantik (level berbahasa)
    • tonality (intonasi, nada, tempo, jeda)
  • Beliefs
    • Ide/gagasan
    • stereotype
    • minat/hobby
    • common sense
    • visi, dll

 

 

Preferred System 

Ada beberapa MACAM Customer berdasarkan bagaimana mereka menyerap informasi:

  • Customer A …………..?
  • Customer B …………..?
  • Customer C …………..?

 

Umumnya dari setiap orang / prospek kita memiliki salah satu indera yang lebih cocok / lebih dominan à Preferred System

Informasi yang masuk akan lebih mudah diserap dan dipahami jika masuk melalui preferred system-nya

Preferred System  ini berpengaruh pada cara berfikir:

  • Mata (penglihatan)
  • Telinga (pendengaran / ucapan)
  • Sentuhan/perabaan, bau, rasa, gerak

Preferred System :

3

  1. Visual à Lihat
    1. Mengakses citra visual (penglihatan)
    2. Menyukai aktivitas dan media yang mudah dilihat

 

 

4

 

2. Auditori à Suara

  1. Mengakses informasi bunyi-bunyian (pendengaran)
  2. Menyukai aktivitas dan media yang mudah didengar dan dibunyikan

 

  1. Kinestetik à Rasa
    1. Mengakses informasi gerak, perabaan dan emosi
    2. Menyukai aktivitas dan media yang menyangkut gerak dan mudah dirasakan, baik secara fisik maupun emosi

 

Mengenali Sistem Preferensi

Mengenali Sistem Preferensi sangat penting untuk mempermudah berkomunikasi / memasukkan informasi kepada prospek dan memfasilitasi proses memahami dan mengingat serta memperjelas bagaimana kita akan melakukan Rapport,.

Mengenali Sistem Preferensi Bisa dilakukan dengan cara:

  • Memperhatikan Ucapan (linguistic)
  • Memperhatikan Gerak Tubuh (Body Language)
  • Memperhatikan Gerak Mata (eye cues)

 

 

Visual

  • Melakukan kontak mata yang baik selama percakapan, namun sering melihat ke atas jika sedang mengingat sesuatu, sering menggunakan pandangan untuk menyampaikan informasi;
  • Posisi berdiri tidak terlalu dekat (karena mementingkan untuk dapat melihat orang yang diajak bicara);
  • Membuat tulisan, daftar atau coretan.
  • Dan suka menggunakan “bahasa penglihatan”, seperti; melihat, gambar, mengamati, pemandangan, panorama, jelas, hitam dan putih, tampaknya, peta, dsb.

 

Auditori

  • Tidak melakukan kontak mata jika sedang berfikir, biasanya melihat ke kanan dan kiri;
  • Sering mengoreksi struktur bahasa, ejaan, pilihan kata, atau pengucapan lawan bicara;
  • Mengingat dengan tepat bagaimana sesuatu dikatakan dan mengingatkan lawan bicara apa yang dia katakan;
  • Melakukan permainan kata-kata, metaphors dan dan suka word games;
  • dan suka menggunakan “bahasa pendengaran”, seperti: dengarkan, bicara, suara, cakap, irama, tempo, dengar, dering, bergema, dll.

 

Kinestetik

  • Melihat ke bawah ketika merespon suatu pertanyaan;
  • Memperhatikan kenyamanan dalam berpakaian;
  • Membuat keputusan hanya jika sedang merasa pas;
  • dan suka menggunakan “bahasa perasaan dan perabaan”, seperti: terhubung, tersentuh, menangani, mendalami, jalan, melewati, bergerak melalui, panas, dingin, dsb

 

Memfasilitasi berdasarkan tipe prospek

Hal terpenting dari rapport adalah bagaimana kita memfasilitasi prospek anda sesuai dengan tipe yang telah anda ketahui melalui tehnik-tehnik yang sudah dijelaskan.

1.Memfasilitasi Visual

  • Perlihatkan, kurangi bercerita
  • Gunakan kata-kata:
    • Memperlihatkan, jelas, melihat, bagus, gambar, perspektif
  • Gunakan suara cepat
  • Buat coretan di kertas, atau dengan gerakan tangan. Pertahankan kontak mata
  • Gunakan Peraga:
  • Brosur
  • Grafik
  • gambar-gambar berwarna

 

2.Memfasilitasi Auditori

  • Tekankan sisi Auditorial
  • Gunakan kata-kata:
    • Menyatakan, kedengarannya, suara, membicarakan, testimony
  • Gunakan suara berirama, berintonasi
  • Gerakkan badan seirama dengan ucapan
  • Gunakan Peraga:
    • Kaset audio, musik, lagu-lagu

 

3.Memfasilitasi Kinestetik

  • Beri kesempatan bergerak, mencatat, menyentuh
  • Gunakan kata-kata:
    • Menangkap, merasa, menangani, kasar, bergelombang, cair
  • Gunakan suara dalam, berat
  • Suasana tenang, lakukan sentuhan untuk menarik perhatian
  • Gunakan Peraga:
    • Buku, brosur, sample, dummy

 

Dalam opening, selain good impression dan rapport building, yang harus diperhatikan adalah Meta Program dalam hipnoselling

Sampai bertemu di Hypnoselling steps (step 2)

Selamat berlatih hypnoselling…:)

 

Profil penulis: Oki Prayoga | Soft Skill Trainer

Kami adalah  TRAINING PROVIDER untuk:

Pelatihan Motivasi terbaik dengan pendekatan Hypnosis dan NLP

Pelatihan Soft Skills workplace essentials Terlengkap

Pelatihan Soft Skills | Negotiating For Results

Pelatihan Sales Professional Terbaik

Pelatihan Sales | Territorry Planning & Routing

Pelatihan Sales Management Terbaik

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s